Hal-hal yang sering ditanyakan

Verifikasi dan Validasi
KRS

Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur

Daftar Hal yang
sering Ditanyakan Beserta Jawabannya

Silakan klik/sentuh/tap pada salah satu topik untuk melihat penjelasannya

Kapan batas waktu pelaksanaan Verval ?

Pelaksanaan dimulau dari tanggal 6 Juni 2022 sampai dengan 8 Juli 2022 (sudah terupload semua hasil pengolahan).

Di mana materi lengkap bisa didapatkan ?

Sebenarnya materi lengkap sudah diberikan saat sosialisasi/orientasi.

Tetapi jika masih belum mempunyai materi lengkap, bisa diunduh di SINI  💾

Isi materi mencakup:

  • Keluarga yang menjadi sasaran
  • Langkah per langkah proses Verval
  • Tata cara pengisian blanko KRS
  • Dalam kondisi apa blanko KRS diisi X, V, atau
  • Kapan harus stop pengisian, dan kapan harus lanjut pengisian blanko
  • Tata cara pengisian di Excel
  • Dalam kondisi apa Excel diisi angka 0 , 1 , atau tidak boleh diisi (harus kosong)
  • Pada kolom apa dan dalam kondisi apa harus stop, atau harus lanjutkan pengisian
  • Kolom mana saja yang boleh diisi, sehingga tidak terjadi keliru mengisi/menimpa kolom yang sudah ada rumusnya
  • dan lain-lain

Isi dalam materi tersebut cukup lengkap, hampir semua informasi sudah dijelaskan dalam materi tersebut. 

Sedangkan Situs ini melengkapi dengan menambahkan hal-hal yang belum dibahas dalam materi tersebut atau juga berupa penegasan beberapa hal dari materi.

Info ⚠️ Penting: Dalam kondisi apa ``4T Berlaku / Tidak Berlaku`` ?

4T Tidak Berlaku jika hasil Verval bukan keluarga PUS dan juga bukan Hamil.

4T Berlaku jika hasil verval keluarga tersebut adalah PUS atau Hamil (walaupun Hamil Bukan PUS).

Info ⚠️ Penting: Keluarga mana sajakah yang menjadi sasaran verval ?

1️⃣ Pertama, menentukan keluarga sasaran berdasarkan hasil PK21, yaitu keluarga yang memenuhi satu atau lebih kriteria sbb:

  1. Dari hasil PK21 mempunyai Baduta (terlepas dari kondisi sekarang)
  2. Dari hasil PK21 mempunyai Balita (terlepas dari kondisi sekarang)
  3. Dari hasil PK21 adalah keluarga dengan PUS Hamil (terlepas dari kondisi sekarang)



2️⃣ Selanjutnya, keluarga sasaran ditambah lagi dengan keluarga yang memenuhi satu atau lebih kriteria sbb:

  1. Saat ini mempunyai Baduta (terlepas dari hasil PK21)
  2. Saat ini mempunyai Balita (terlepas dari hasil PK21)
  3. Saat ini dalam kondisi Hamil, baik PUS maupun Bukan PUS (terlepas dari hasil PK21)



3️⃣ Dan terakhir, ditambahkan lagi dengan Keluarga Baru yang belum masuk dalam PK21 dan keluarga tersebut memenuhi satu atau lebih kriteria sbb:

  1. Saat ini mempunyai Baduta
  2. Saat ini mempunyai Balita
  3. Saat ini dalam kondisi Hamil baik PUS maupun Bukan PUS

Keluarga baru tersebut bisa saja pasangan yang sudah lama berkeluarga namun belum masuk dalam hasil PK21, ataupun pasangan yang baru saja menikah sehingga memang belum masuk dalam PK21.

AppSheet kenapa sangat lama saat sinkronisasi / loading ?

Kecepatan sinkronisasi sangat dipengaruhi oleh kondisi Smartphone dan kualitas koneksi internet yang digunakan.

Biasanya proses sinkronisasi ini memang cukup lama, jadi sabar saja ditunggu hingga selesai.

 

Misal ternyata proses sinkronisasi sangat lama (tidak wajar), mungkin sampai 10 menit lebih, bisa lakukan ‘Cancel’, kemudian ulangi lagi proses sinkronisasi (atau proses SIGN-IN jika masih belum berhasil sign-in).

AppSheet dalam menu DATA INPUT tidak ada tombol untuk menambahkan data verval baru ?

Jika pada menu Input Data tidak muncul tombol tambah data verval baru, silakan hubungi Tim Provinsi. 

AppSheet KK hasil verval sudah tersimpan, tetapi KK tersebut hilang atau tidak ditemukan dalam daftar KK hasil verval

Untuk memudahkan, kita ambil contoh saja, misal kader melakukan input data verval “Keluarga Ahmad“.

 

Setelah proses input data verval pada “Keluarga Ahmad“ selesai, juga sudah dilakukan penyimpanan dan berhasil (tidak muncul error), maka hasil verval “Keluarga Ahmad“ tersebut sudah tersimpan dalam perangkat, namun statusnya belum tersinkronisasi. Kondisi belum tersinkronisasi ini ditandai dengan adanya angka pada pojok kanan atas dekat tombol Sinkronisasi.

 

Contoh bahwa hasil input verval pada perangkat yang belum tersinkronisasi.

 

Walaupun hasil input data verval “Keluarga Ahmad“ sudah tersimpan dalam perangkat, tetapi jika masih belum tersinkronisasi, maka hasil input data verval “Keluarga Ahmadtersebut masih belum muncul dalam daftar KK yang sudah ter-verval. Bahkan, “Keluarga Ahmad“ akan masih tetap muncul dalam daftar KK yang belum ter-verval (jika kita melakukan input data verval lagi).

 

Jadi, jika ingin melakukan pengecekan hasil input data verval, silakan ditunggu dulu hingga proses sinkronisasi selesai. Proses sinkronisasi ini otomatis, biasanya tidak lebih dari 10 menit sejak simpan hasil input data verval, walaupun tetap tergantung pada kualitas koneksi internet dan juga perangkatnya sendiri. Selain sinkronisasi otomatis, jika diinginkan kita juga bisa memaksa aplikasi untuk segera melakukan sinkronisasi dengan cara menekan tombol sinkronisasi di kanan atas layar aplikasi.

 

Tanda bahwa proses sinkronisasi selesai adalah tidak ada lagi angka di pojok kanan atas.

AppSheet gagal simpan dan muncul keterangan `Data Tidak Valid` ?

Jika saat simpan tidak berhasil dan muncul pesan semacam ini:

 

biasanya disebabkan karena ada pertanyaan yang belum terisi dengan lengkap.  Cek di tiap halaman, scroll hingga ke bawah di tiap halaman, pastikan semua pertanyaan sudah terjawab.

Termasuk jika ada yang ‘Tidak Berlaku‘ seperti ini:


 

maka tombol ‘Tidak Berlaku‘ tersebut tetap harus diisi (klik/pilih) sehingga warna tombolnya berubah menjadi seperti pada contoh gambar di bawah ini:

 

 

Jika semua pertanyaan sudah diisi jawabannya (termasuk tombol ‘Tidak Berlaku‘), silakan Simpan lagi, seharusnya tidak ada masalah lagi.

AppSheet 'Susah Login' atau dalam menu Home hanya ada pilihan SIGN-IN saja, tidak ada menu lain termasuk Data Input ?

Anda sudah melakukan SIGN-IN, tetapi pada menu Home hanya ada 1 menu saja yaitu menu SIGN-IN.





Untuk permasalahan ini ada beberapa kemungkinan penyebabnya dan ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencoba mengatasi.  Penjelasannya cukup panjang, mohon dibaca pelan-pelan ya.


Langkah pertama yang harus dicoba adalah mengulang lagi proses SIGN-IN. Pastikan juga kondisi jaringan internet juga bagus/cepat, karena jaringan internet yang kurang cepat atau tidak stabil (kadang cepat dan kadang lambat), bisa menyebabkan proses SIGN-IN gagal.


Jika beberapa kali SIGN-IN masih tetap gagal, silakan restart dahulu Smartphone-nya. Setelah Smartphone di-restart dan sudah siap lagi, jangan jalankan aplikasi lain apapun dahulu. Langsung jalankan kembali Aplikasi AppSheet, lakukan SIGN-IN.


Jika koneksi internet bagus, sudah restart Smartphone, dan masih tetap gagal SIGN-IN, silakan cek kondisi Smartphone seperti penjelasan di bawah ini:

  • Jika sisa ruang penyimpanan (storage) kurang dari 5 GB, bisa diatasi dengan memindahkan foto-foto dan video-video dari Smartphone ke Memory Card atau ke perangkat lain (misal laptop atau smartphone lain) agar sisa ruang penyimpanan minimal 5 GB, jika masih kurang bisa dengan uninstall/hapus aplikasi yang belum terlalu dibutuhkan.
  • Jika sisa ruang penyimpanan (storage) mencukupi dan kapasitas RAM 3 GB atau lebih, seharusnya tidak ada masalah pada Smartphone. Pastikan tidak terinstall aplikasi lain secara berlebihan terutama aplikasi yang sering aktif (salah satu ciri-ciri aplikasi yang sering aktif adalah aplikasi yang sering memunculkan notifikasi). Selain itu, pastikan juga Smartphone dalam kondisi baik (tidak ada trouble/crash).
  • Jika kapasitas RAM cuma 2 GB, walaupun sangat minim, sebenarnya masih bisa, asalkan sisa ruang penyimpanan aplikasi yang terinstall (terutama aplikasi yang sering aktif) sangat dibatasi jumlahnya. Uninstall aplikasi lain sebanyak yang memungkinkan, restart Smartphone, dan jalankan aplikasi AppSheet, dan lakukan SIGN-IN.
  • Jika masih tetap tidak bisa, maka kemungkinannya adalah spesifikasi Smartphone yang memang tidak memadai, atau RAM yang seharusnya memadai tetapi terlalu banyak terpakai oleh aplikasi atau oleh Sistem Operasinya, atau kondisi Smartphone yang menyebabkan crash sehingga tidak bisa menjalankan aplikasi AppSheet. Pada kondisi ini, tidak ada solusi lain kecuali ganti perangkat Smartphone.
AppSheet cara Optimalkan perangkat Smartphone agar tidak lemot atau sering error ?

Aplikasi berjalan lemot atau sering error ada beberapa kemungkinan penyebabnya dan ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencoba mengatasi. 

 

Pastikan kondisi jaringan internet bagus/cepat, karena jaringan internet yang kurang cepat atau tidak stabil (kadang cepat dan kadang lambat), bisa aplikasi berjalan lemot atau sering error.

 

Kemudian lakukan restart pada Smartphone. Setelah Smartphone di-restart dan sudah siap lagi, jangan jalankan aplikasi lain apapun dahulu. Langsung jalankan kembali Aplikasi AppSheet.

 

Jika koneksi internet bagus, sudah restart Smartphone, dan masih tetap lemot atau sering error, silakan cek kondisi Smartphone seperti penjelasan di bawah ini:

  • Jika sisa ruang penyimpanan (storage) kurang dari 5 GB, bisa diatasi dengan memindahkan foto-foto dan video-video dari Smartphone ke Memory Card atau ke perangkat lain (misal laptop atau smartphone lain) agar sisa ruang penyimpanan minimal 5 GB, jika masih kurang bisa dengan uninstall/hapus aplikasi yang belum terlalu dibutuhkan.
  • Jika sisa ruang penyimpanan (storage) mencukupi dan kapasitas RAM 3 GB atau lebih, seharusnya tidak ada masalah pada Smartphone. Pastikan tidak terinstall aplikasi lain secara berlebihan terutama aplikasi yang sering aktif (salah satu ciri-ciri aplikasi yang sering aktif adalah aplikasi yang sering memunculkan notifikasi). Selain itu, pastikan juga Smartphone dalam kondisi baik (tidak ada trouble/crash).
  • Jika kapasitas RAM cuma 2 GB, walaupun sangat minim, sebenarnya masih bisa, asalkan sisa ruang penyimpanan aplikasi yang terinstall (terutama aplikasi yang sering aktif) sangat dibatasi jumlahnya. Uninstall aplikasi lain sebanyak yang memungkinkan, restart Smartphone, dan jalankan aplikasi AppSheet, dan lakukan SIGN-IN.
  • Jika masih tetap tidak bisa, maka kemungkinannya adalah spesifikasi Smartphone yang memang tidak memadai, atau RAM yang seharusnya memadai tetapi terlalu banyak terpakai oleh aplikasi atau oleh Sistem Operasinya, atau kondisi Smartphone yang menyebabkan crash sehingga tidak bisa menjalankan aplikasi AppSheet. Pada kondisi ini, tidak ada solusi lain kecuali ganti perangkat Smartphone.
AppSheet terjadi error (gagal) saat pengisian titik koordinat ?

Saat pengisian titik koordinat terjadi error, biasanya disebabkan oleh salah satu atau beberapa dari hal-hal berikut ini:

    1. Fitur GPS / Location /  Koordinat di Smartphone tidak diaktifkan
    2. Kualitas jaringan internet lambat atau tidak stabil
    3. Aplikasi AppSheet tidak diijinkan (not allowed) oleh pengguna untuk membaca lokasi

 

Pastikan ketiga hal tersebut di atas tidak terjadi.  Jika salah satu saja terjadi, maka penyimpanan titik koordinat gagal.

AppSheet jika sudah input verval 'Keluarga A', kemudian kita akan input data verval berikutnya lagi, apakah 'Keluarga A' tersebut akan tetap muncul dalam pilihan keluarga yang akan di-verval ?

Jika “Keluarga A“ tersebut sudah di-verval, pada saat kita input data verval lagi, maka “Keluarga A“ tersebut masih tetap akan muncul jika belum melewati proses sinkronisasi.  Namun jika sudah melewati proses sinkronisasi, maka “Keluarga A“ tersebut tidak akan muncul lagi dalam daftar keluarga yang akan di-verval.

 

Proses sinkronisasi ini biasanya otomatis, tidak lebih dari 10 menit setelah kita simpan data verval yang terakhir.  Namun kita juga dapat memaksa aplikasi untuk segera melakukan sinkronisasi dengan menekan tombol sinkronisasi yang ada pada pojok kanan atas tampilan layar aplikasi.

Jika Kepala Keluarga meninggal dunia, apakah tetap dilakukan verval terhadap keluarga tersebut ?

Keluarga tersebut tetap diverval sesuai kondisi saat ini. 

Pada verval PUS tentunya diisi ‘Tidak’ karena suaminya sudah meninggal.

Tidak perlu untuk menghapus nama suaminya, cukup berikan catatan saja pada blanko KRS bahwa keluarga tersebut akan menjadi sasaran saat PBDKI kemudian hari.

Jika ada duda dengan balita atau baduta, apakah masuk sasaran verval ?

Ya, tetap masuk sasaran verval.  Untuk mengisian kolom-kolom vervalnya mengikuti aturan umum.

Jika ada ibu HAMIL tetapi BUKAN PUS, bagaimana cara pengisiannya ?

Jika ada ibu Hamil Bukan PUS, maka pencatatannya pada verval dilakukan di indikator PUS Hamil.

Jadi, pada indikator verval PUS diisi Tidak, dan pada indikator PUS Hamil diisi Ya

Gambar di bawah ini adalah contoh pengisiannya di aplikasi AppSheet untuk ibu Hamil Bukan PUS:

 

Jika masalah berlanjut, silakan hubungi Tim Datin