Referensi Seputar
PEMUTAKHIRAN
pENDATAAN KELUARGA 2022

Silakan pilih pada topik yang sesuai untuk melihat jawabannya secara detail

Tips Penting
  1. Secara periodik (rutin tiap rentang waktu tertentu) lakukan Sinkronisasi/Refresh , untuk memastikan pendataan yang sudah dilakukan akan tersinkronisasi ke server.  Catatan: Status Tersimpan masih belum aman karena hanya tersimpan dalam Smartphone, belum sampai ke server.
  2. Save Draft, saat pengisian blok pembangunan keluarga variabel 26 ato 27 sebaiknya lakukan Save Draft, agar jika ada permasalahan gagal simpan, data sudah disimpan dalam draft dan tidak perlu input data dari awal lagi.
  3. Backup As File, lakukan secara berkala pada saat data masih lengkap (sebelum terjadi permasalahan).  Dengan adanya Backup, data hasil input akan disimpan dalam file tersendiri di HP Pendata.  Jika di kemudian hari terjadi masalah data hilang, maka data bisa dikembalikan lagi menggunakan file tersebut.  Perlu diingat, Backup As File dilakukan sebelum terjadi permasalahan.  Jika sudah terjadi masalah data hilang baru kemudian melakukan Backup, maka sia-sia saja karena data sudah terlanjur hilang.
  4. Pada menu Daftar Keluarga, jika angka pada Data Lokal dan Data Server tidak sama, maka sebisa mungkin lakukan Sinkronisasi/Refresh saat mendapatkan koneksi internet yang memadai
Di Mana Bisa Unduh Materi Lengkap PPK22?
Kenapa Susah Login di PWA ?

Jika Pendata susah login di PWA, lakukan beberapa langkah di bawah ini:

  1. Jika susah login dialami oleh semua Pendata, maka lakukan pengecekan:
    • Pastikan akses internet cukup stabil dan memadai
    • Jika akses internet sudah cukup baik, maka kemungkinannya adalah ada permasalahan di server, silakan hubungi Tim Provinsi
  2. Jika susah login dialami hanya oleh sebagian Pendata saja, maka lakukan pengecekan:
    • Pastikan tidak ada salah pengetikan username ataupun passwordnya, termasuk hurif besar dan huruf kecil, jika sudah benar dan tetap tidak bisa, maka lanjutkan langkah berikutnya
    • MD/Spv lakukan reset password Pendata tersebut, tunggu maksimal 60 menit, dan coba login dari perangkat MD/Spv
    • Jika langkah di atas tetap tidak bisa, silakan hubungi Tim Provinsi
Gagal Login PWA Dengan Keterangan Error Terkait Location

Jika menemui error semacam ini:

 

Maka pastikan GPS/Location pada Smartphone sudah aktif:

 

dan Location pada Chrome sudah mengijinkan aplikasi PWA untuk mengakses lokasi, cek dengan cara sbb:

 

Pada Chrome buka menu Pengaturan ➡️ Privasi and Keamanan ➡️ Setelan Situs ➡️ Lokasi

Pastikan alamat/link PWA sudah masuk dalam Blok “Diijinkan” seperti pada contoh gambar di atas.

 


 

Jika semua sudah benar tetapi error tersebut tetap muncul, 

 

Maka lakukan 3 langkah sbb:

LANGKAH 1

Pada Chrome buka menu:

Pengaturan ➡️ Privasi and Keamanan ➡️ Setelan Situs ➡️ Lokasi

 

Muncul tampilan di atas, tekan/pilih link Pemutakhiran PPK22 seperti pada contoh gambar

Akan muncul tampilan seperti di atas, tekan tombol Hapus

LANGKAH 2

Pada Chrome buka menu:

Setelan ➡️ Privasi and Keamanan ➡️ Hapus Data Penjelajahan ➡️ Lanjutan

Muncul tampilan di atas, kemudian atur seperti sbb:

  • Rentang Waktu pilih 7 hari terakhir atau bahkan lebih
  • Centang pada pilihan Histori Penjelajahan
  • Centang pada pilihan Cookie dan Data Situs
  • Centang pada Sandi Tersimpan
  • Centang pada Data formulir isi-otomatis
  • Centang pada Setelan situs

Selanjutnya tekan tombol Hapus Data

LANGKAH 3

Restart Smartphone, kemudian buka PWA dan login lagi

Kenapa Jumlah Target KK pada Progress Kerja di Halaman Awal (Home) Tidak Sama Dengan Jumlah KK Pada Daftar Keluarga ?

Kenapa Target KK pada Progress Kerja ini…

 

… tidak sama dengan jumlah KK pada Daftar Keluarga?

 

Karena memang dua angka tersebut tidak harus sama.

 

Begini penjelasannya:

Target KK pada Progress Kerja di halaman awal (Home) adalah total target KK untuk Pendata tersebut, yang jumlahnya sesuai dengan Target KK yang diisikan oleh MD pada Aplikasi Portal.

 

Misal pada Aplikasi Portal MD mengisikan Target KK untuk RT01=55,  RT02=80, dan RT03=105.  Kemudian Pendata Fatimah diberi wilayah kerja RT01, RT02, dan RT03.  Maka di halaman awal Progress Kerja akan muncul angka  240 KK (55+80+105), yang merupakan target pemutakhiran yang harus dicapai oleh Pendata Fatimah.

 

Sedangkan Jumlah KK dalam Daftar Keluarga adalah total data KK yang pernah dientry saat PK21.  Semua KK hasil entry pada PK21 untuk wilayah RT01, RT02, dan RT03 tersebut diambil dari server dan ditampilkan di HP Pendata siap untuk dimutakhirkan.

Kader Pendata Sudah Banyak Mendata, Tapi Progress Masih Sedikit/Tidak Bertambah

Jika Kader Pendata sudah banyak melakukan entry / pemutakhiran, tp merasa % Progress tidak sesuai (lebih kecil) dari hasil entry, silakan cek berapa jumlah KK yg terhitung sebagai progress di Daftar Keluarga.

 

Terhitung Sebagai Progress:
🔸 Status Keluarga: “Ada” dan “Keluarga Baru“, dengan Status Sensus: “Valid“, “Anomali“, “Anomali Terkonfirmasi“, dan “Received” 

 

Tidak Terhitung Sebagai Progress adalah selain kategori di atas, yaitu:
🔸 Status Keluarga: “Pindah“, “Seluruh Anggota Meninggal Dunia“, “Tidak Ditemukan“, dan “Keluarga Bercerai” dengan Status Sensus apapun
🔸 Status Keluarga: “Ada” atau “Keluarga Baru“, dengan Status Sensus : “Tersimpan“, dan “Not Valid

 

Catatan:
👉 Status Sensus “Tersimpan” berarti data masih di HP Kader atau di Server, lakukan Replikasi/Sinkron/Refresh untuk memastikan data terkirim ke Server
👉 Status Sensus “Received” berarti data sudah di Server, silakan tunggu proses validasi di Server, apakah nantinya akan menjadi Valid atau status lainnya
👉 Status Sensus “Not Valid” berarti data harus diperbaiki agar bisa menjadi ‘Valid’, ‘Anomali’, atau ‘Anomali Terkonfirmasi’
👉 Status Sensus “Undefined” adalah bug (error), seharusnya tidak ada status itu, silakan coba diedit dan disimpan lagi

 

Apa yang bisa kita lakukan jika status sensus masih tetap “Tersimpan”, sudah ditunggu lama tetapi belum berubah menjadi “Received” atau bahkan tervalidasi?

 

Dari sisi kita sebagai pengguna Aplikasi, tidak dapat memaksa server untuk lebih cepat lagi memproses antrean KK di server.

 

Yang bisa kita lakukan adalah:

  1. Rutin lakukan Backup (sebelum terjadi kasus data hilang, dll), untuk berjaga-jaga agar jika tiba-tiba terjadi error yang mengakibatkan data kita hilang, masih ada harapan datanya bisa dikembalikan dengan Backup tersebut
  2. Rutin lakukan Replikasi/Refresh, untuk mengsinkronkan data di HP Kader Pendata dengan di Server
  3. MD bisa sesekali membantu cek hasil pendataan Kader Pendata dengan cara login menggunakan username Kader Pendata di PWA melalui Laptop/HP lain (selain punya Kader Pendata), karena bisa saja ternyata di server statusnya sudah berubah, tetapi tidak sinkron dengan HP Kader Pendata, dan juga sekaligus memastikan bahwa data hasil kerja Kader Pendata sudah aman tersimpan pada server
  4. Jika data sudah aman tersimpan pada server (lihat poin 3), Kader Pendata dapat mencoba Logout, kemudian Login lagi
  5. User juga dapat mencoba melakukan edit ulang (edit, pilih segmen PK, kemudian pilih “selanjutnya” terus hingga ke layar terakhir, kemudian Simpan lagi)

 

Di atas adalah hal-hal yang bisa kita lakukan, selanjutnya semua tergantung pada proses di servernya.  Kita tidak bisa mengintervensi servernya, biarkan Tim Server di Pusat melakukan yang terbaik untuk proses validasinya.

Cara Pemutakhiran Jika di PK21 Masih Menjadi Anak dan Sekarang Si Anak Menikah ?

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Edit/Ubah KK dimana anak tersebut berada.
  2. Ubah status Mutasi Anggota Keluarga menjadi “Menikah”, dan jangan lupa disimpan.
  3. Lakukan mulai langkah 1-2 pada KK calon suami/istrinya jika KKnya masih dalam wilayah Pendata
  4. Buatkan KK baru untuk pengantin baru tersebut
Cara Menambahkan Anggota Keluarga Baru, Misal Menambahkan 1 Anak Yang Baru Lahir ?

Dengan contoh akan lebih mudah.  Misal ada keluarga hasil PK21 terdiri atas suami, istri, dan seorang anak.  Saat ini ternyata mempunyai anak lagi, sehingga total mempunyai 2 anak.

 

Langkah-langkah pemutakhirannya adalah sebagai berikut:

  1. Edit/Ubah KK tersebut.
  2. Pada halaman awal, ada pengisian jumlah anggota keluarga, yang awalnya hanya terisi angka 3 (suami, istri, dan 1 anak), maka sekarang silakan isi menjadi angka 4 , karena sekarang anggota keluarganya sudah menjadi 4 orang (suami, istri, dan 2 anak).
  3. Silakan ke halaman selanjutnya untuk memutakhirkan Anggota Keluarga No. 1 (Kepala Keluarga), lanjut ke No. 2 (Istri), lanjut lagi ke No. 3 (Anak Pertama), dan silakan lanjut lagi ke halaman selanjutnya.
  4. Di halaman selanjutnya inilah kita bisa mengisi data kependudukan untuk anak yang baru tersebut, yaitu Anggota Keluarga No. 4
  5. Lanjutkan pemutakhiran seperti biasa, hingga selesai
Cara Pemutakhiran Jika Suami atau Istri Meninggal Dunia ?

Jika suami atau istri meninggal dunia, maka berarti status duda/jandanya adalah Cerai Mati.

Definisi ‘Cerai Mati’ adalah seseorang ditinggal mati oleh suami atau istrinya dan belum kawin lagi

Langkah-langkah pemutakhirannya adalah sbb:

  1. Edit/Ubah KK tersebut.
  2. Pada halaman awal, ada pengisian Status Keluarga, silakan pilih “Keluarga Bercerai” (karena kasusnya adalah cerai yaitu cerai mati), dan simpan.
  3. Untuk duda/janda beserta anggota keluarganya yang lain buatkan KK Baru, dengan duda/janda sebagai Kepala Keluarganya, sedangkan suami/istri yang meninggal tersebut tidak perlu dimasukkan dalam KK baru ini.
Cara Pemutakhiran Jika Anggota Keluarga Selain Suami/Istri Meninggal Dunia ?

Jika anggota keluarga selain suami atau istri ada yang meninggal dunia maka langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Edit/Ubah KK tersebut.
  2. Lakukan pemutakhiran seperti biasa di tiap halaman, dan tekan tombol Selanjutnya untuk berpindah halaman berikutnya.
  3. Saat halaman yang tampil adalah data anggota keluarga yang meninggal tersebut, maka ubah status Mutasi Anggota Keluarga menjadi “Meninggal Dunia”.
  4. Lanjutkan proses pemutakhiran, dan simpan setelah selesai.
Cara Pemutakhiran Keluarga Duda/Janda yang Menikah Lagi ?

Untuk memudahkan kita menggunakan contoh.  Pada PK21, ada KK yang terdiri dari janda bernama dengan seorang anak.  Saat ini dia menikah lagi dengan seorang laki-laki, dan kini mereka sudah sah menjadi suami dan istri.

 

Jika suaminya pindah ke rumah istrinya, langkahnya pemutakhirannya adalah sebagai berikut:

  1. Edit/Ubah KK istrinya.
  2. Pada jumlah Anggota Keluarga sesuaikan dengan kondisi saat ini setelah mereka menikah dan tinggal serumah.
  3. Pada data tiap anggota keluarga, isikan dengan semua anggota keluarga pasangan baru ini.
  4. Syarat yang perlu diingat adalah Anggota Keluarga No. 1 adalah suami (jangan lupa update nama, jenis kelamin, dll), dan Anggota Keluarga No. 2 adalah istri, setelah itu barulah data Anggota Keluarga Anak dan Lainnya
  5. Jika Si Suami sebelum menikah sudah mempunyai KK sendiri, maka KK tersebut bisa dihapus.  Namun jika sebelum ini Si Suami statusnya masih seorang anak, maka KK orangtuanya diedit, dan pada data Si Suami diisikan Mutasi Anggota Keluarga = “Menikah”.

 

Jika istrinya pindah ke rumah suaminya, langkahnya pemutakhirannya adalah kebalikan dari yang diatas, yaitu sebagai berikut:

  1. Edit/Ubah KK suaminya.
  2. Pada jumlah Anggota Keluarga sesuaikan dengan kondisi saat ini setelah mereka menikah dan tinggal serumah.
  3. Pada data tiap anggota keluarga, isikan dengan semua anggota keluarga pasangan baru ini.
  4. Syarat yang perlu diingat adalah Anggota Keluarga No. 1 adalah suami (jangan lupa update nama, jenis kelamin, dll), dan Anggota Keluarga No. 2 adalah istri, setelah itu barulah data Anggota Keluarga Anak dan Lainnya
  5. Karena sebelumnya Si Istri dan Anaknya sudah mempunya KK sendiri, maka KK dihapus.

 

Begitu juga untuk kasus Duda yang menikah lagi, dengan cara yang disesuaikan

Jumlah Progress Kerja Belum 100% Tetapi Sudah Tidak Bisa Lagi Melakukan Update/Tambah KK Baru ?

Jumlah Progress Kerja belum 100% yang artinya Target belum tercapai, namun saat akan menambahkan KK Baru ataupun akan memutakhirkan KK yang sudah ada, muncul keterangan error bahwa “Jumlah yang didata telah tercapai atau target KK belum diset”, atau semacam itu.

 

 

Untuk memastikan, jangan fokus pada Total Target untuk Pendata tersebut, tetapi fokus pada RT mana muncul pesan keterangan error tersebut.

 

Sebagai contoh misalkan seorang Pendata mempunyai wilayah kerja RT05 dan RT06. 

 

Detail targetnya adalah sbb:
RT05 = 100 KK
RT06 = 90 KK
Total Target = 190 KK

 

Saat ini yang sudah terdata:
RT05 = 100 KK (sudah tercapai 100%)
RT06 = 70 KK (masih kurang 20 KK)
Maka total terdata adalah 170 KK dari Target 190 KK, berarti masih kurang 20 KK lagi. Namun perlu diperhatikan, kurang 20 KK tersebut adalah pada RT06, bukan pada RT05.

 

Maka jika pemutakhiran dilakukan lagi di RT06 akan tetap bisa karena masih tersisa 20 KK belum terdata pada RT06.

 

Namun jika pemutakhiran dilakukan lagi di RT05 maka sudah tidak bisa karena target RT05 sudah tercapai 100% yaitu 100 KK .

 

Jadi perlu dicek pada RT mana yang sudah tidak bisa didata lagi, dan pastikan apakah target untuk RT tersebut sudah tercapai atau belum.

 

Sebagai Catatan, total keluarga terdata yang dihitung adalah KK dengan status Keluarga “Ada” dan “Keluarga Baru“, sedangkan status keluarga “Pindah”, “Bercerai”, dll tidak terhitung sebagai keluarga terdata.

Kenapa Gagal / Terjadi Error Saat Melakukan Backup As File ?

Biasanya terjadi kegagalan/error saat melakukan Backup As File disebabkan karena browser yang digunakan bukan Google Chrome.

 

Mohon dipastikan sudah menggunakan browser Google Chrome, dan juga sudah diupdate ke versi terbaru.

Ada Keterangan Bahwa Terdapat Beberapa KK Dengan NIK Kembar, Apa Yang Harus Dilakukan ?

Peringatan ada NIK dobel tersebut hanyalah untuk membantu menginformasikan bahwa ada 2 atau lebih KK yang mempunyai NIK sama persis, dan tindakan yang perlu dilakukan bergantung pada hasil pengecekan lebih detail terhadap semua KK yang mempunyai NIK kembar tersebut.

 

Maka silakan lakukan pengecekan lebih lanjut pada tiap KK yang mempunyai NIK dobel tersebut.

 

Contoh 1
Ternyata dua KK dengan NIK kembar tersebut benar-benar persis sama termasuk semua detail di dalamnya, maka bisa dihapus salah satunya.

 

Contoh 2
Ternyata dua KK dengan NIK kembar tersebut memang mirip, tapi tidak persis sama. Salah satu KK-nya berisi data yang kurang lengkap, sedangkan KK satunya lagi berisi data yang lebih lengkap dan lebih baru. Maka tindakan yang diambil adalah menghapus KK yang datanya kurang lengkap tersebut, dan menyisakan KK satunya lagi yang datanya lebih lengkap dan lebih baru.

 

Contoh 3
Ternyata dua KK dengan NIK kembar tersebut adalah keluarga yang berbeda. Karena tidak mungkin orang yang berbeda bisa mempunyai NIK yang sama, berarti salah satu dari KK tersebut memiliki NIK yang salah. Silakan perbaiki KK yang NIK-nya salah tersebut, tanpa ada KK yang dihapus.

 

Contoh 4
Ternyata dua KK dengan NIK kembar tersebut salah satunya mempunyai status Keluarga Bercerai (yang berarti KK tersebut sudah tidak aktif lagi), dan satunya lagi adalah KK baru yang masih aktif, maka biarkan saja keduanya.

 

Contoh 5
Ternyata dua KK dengan NIK kembar tersebut memang kepala keluarganya (Suami) sama, tetapi dengan istri yang berbeda.  Maka tidak ada yang perlu dilakukan, dibiarkan saja, karena memang seperti itu cara entry data untuk suami yang mempunyai istri lebih dari 1.

 

Dan masih ada kemungkin kasus lain, silakan ditindaklanjuti sesuai hasil pengecekan.

Apa Yang Harus Dilakukan Jika Layar HP Hanya Berupa Tampilan Layar Putih Kosong Saja ?

Jika hanya tampil layar putih kosong saja pada HP (Smartphone), pastikan spesifikasi HP sudah sesuai persyaratan.

Jika ternyata spesifikasinya tidak sesuai, maka solusinya adalah ganti menggunakan HP lain yang sesuai persyaratan.

Namun jika ternyata spesifikasinya sudah sesuai, maka Browser Chrome perlu untuk dibersihkan, dengan langkah-langkah sbb:

  1. Cek hasil pendataan User tersebut pada perangkat lain (misal HP atau Laptop milik MD).  Semua data yang tampil pada perangkat tersebut adalah data yang sudah aman (sudah berada pada server).  Jika data yang muncul tersebut sesuai, maka berarti aman untuk melanjutkan ke langkah selanjutnya.
  2. Buka browser Chrome di HP yang bermasalah tadi, lakukan clear History dan clear Cookies setidaknya dibersihkan rentang waktu 7 Hari atau bahkan lebih.
  3. Buka lagi Chrome di HP tersebut, buka aplikasi PPK22 dengan mengetikkan alamatnya, dan login ulang user Kader Pendata

 


 

Cara Clear History dan Cookies pada Chrome berbahasa Inggris:

Pada Chrome buka menu:

Settings ➡️ Privacy and Security ➡️ Clear Browsing Data ➡️ Advanced

Kemudian atur seperti ini:

  • Time Range pilih 7 days atau bahkan rentang yang lebih lama lagi
  • Centang pada pilihan Browsing History
  • Centang pada pilihan Cookies
  • Centang pada Saved Passwords

Selanjutnya tekan tombol Clear Data

 


 

Cara Membersihkan Histori dan Cookie pada Chrome berbahasa Indonesia:

Pada Chrome buka menu:

Setelan ➡️ Privasi and Keamanan ➡️ Hapus Data Penjelajahan ➡️ Lanjutan

Kemudian atur seperti ini:

  • Rentang Waktu pilih 7 hari terakhir atau bahkan rentang yang lebih lama lagi
  • Centang pada pilihan Histori Penjelajahan
  • Centang pada pilihan Cookie
  • Centang pada Sandi Tersimpan

Selanjutnya tekan tombol Hapus Data

VIDEO Cara Login Dengan User Operator

Referensi PPK22
Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur
dikelola oleh Fajar Mukti